Lewati ke isi

Prasasti Wadihati

Prasasti Wadihati Sumber: Leiden, Anangpaser

Prasasti Wadihati (Prasasti Dieng V) memuat informasi tentang penetapan tanah milik Sang Hadyan Juru Wadihati menjadi sima, agar hasilnya diperuntukkan bagi pertapaan dan kawikuan umat pemuja Śiwa.

Data Artefak

Nomor: D.30
Jenis: Prasasti
Tahun: 891 M / 813 Śaka
Aksara: Kawi
Bahasa: Jawa Kuna
Lokasi: Gunung Panggonan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah
Sekarang: Museum Nasional Indonesia

Inskripsi

Recto

1. oṃ namaśśiwāya. swasti śakawarsā-
2. tita [8]13, waiśākha māsa
3. … śuklapakṣa …

16. … sākṣi …
17. ni aminta lmaḥ ni saƞ hadyan juru wadihati huwa
18. … kawikuan …

Verso

1. … patapan ….

Terjemahan Bebas

Oṃ, sembah bakti kepada Siwa. Swasti! Pada tahun 813 Śaka, di bulan Waiśākha, pada paruh terang bulan (śuklapakṣa)... saksi... [penetapan sima atas] permohonan tanah milik Sang Hadyan1 Juru Wadihati Huwa untuk tempat kawikuan2 ... [dan] tempat bertapa.


Referensi:

  • Brandes, J.L.A. 1913. Oud-Javaansche Oorkonden: Nagelaten Transscripties van Wijlen. Batavia: Albrecht & Co. (Hal. 228)
  • Sarkar, Himansu. 1959. Corpus of the Inscriptions of Java Volume II. Calcutta: Firma K.L. Mukhopadhyay. (Hal. 265)
  • Papan informasi di dekat Prasasti Mangulihi, Museum Kailasa Dieng (2026).

  1. Gelar bangsawan ↩

  2. Tempat pemukiman atau pertapaan kaum agamawan (wiku) ↩