Lewati ke isi

2018

Mengukir Sejarah di Tebing dan Lontar

Mengukir Sejarah di Tebing dan Lontar

Pagi-pagi buta, tampak berpuluh-puluh kapal menyeberangi Selat Bali. Para brahmana berada di garda terdepan, dikawal oleh ksatria yang gagah berani. Di barisan belakang, prajurit dan penduduk setia Negara mengikuti pemimpin mereka.

โ€œAkankah masa-masa ini akan berakhir?โ€

Peristiwa itu terjadi seperti lindung (belut) melaju mengarungi samudera. Mereka berpisah dari Raja mereka yang mencapai mokhsa di tanah leluhurโ€”ketika berusaha merajut tali kekeluargaan dengan salah seorang putranya. Kali ini, mereka juga berpisah dari Majapahit, tanah air mereka.