Uran-uran Begja
Ki Ageng Suryomentaram menyusun ajaran Kawruh Jiwa bukan berdasarkan teori-teori yang abstrak, melainkan mengedepankan hal-hal yang konkret dan rasional. Dalam memberikan wejangannya, Ki Ageng menganalisis sifat-sifat buruknya sendiri. Dengan cara ini, Ki Ageng berhasil menyadarkan orang lain tentang kebaikan dan keburukan tanpa merendahkan orang lain. Dalam karyanya Uran-uran Begja (ꦲꦸꦫꦤ꧀ꦲꦸꦫꦤꦧꦼꦒ꧀ꦗ) terdapat kandungan nilai-nilai mengenai ajaran Kawruh Jiwa yang disampaikan dalam bentuk tembang macapat.