Lisensi & Hak Cipta
Proyek Pranacaraka berkomitmen untuk mendukung keterbukaan ilmu pengetahuan, pelestarian warisan budaya, dan pengembangan teknologi sumber terbuka (open source). Untuk menjamin kejelasan status hukum, kami menerapkan kerangka kerja Lisensi Ganda (Dual-Licensing):
1. Kode Sumber & Perangkat Lunak: MIT License
Seluruh kode pemrograman, skrip otomasi Python (main.py, manage.py), penyesuaian template Jinja2 (overrides/), serta lembar gaya CSS (extra.css) di repositori ini didistribusikan di bawah lisensi MIT License.
Anda bebas menggunakan, memodifikasi, mendistribusikan, dan menggabungkan kode ini ke dalam proyek lain, baik untuk keperluan nirlaba maupun komersial, dengan tetap menyertakan pemberitahuan hak cipta asli:
Copyright © 2025-2026 Pranacaraka Project
Dilisensikan di bawah MIT License.
2. Konten Narasi & Dokumentasi: CC BY-SA 4.0
Karya tulis orisinal, artikel blog, catatan perjalanan lapangan, telaah filologi, dan kurasi data yang diproduksi oleh kontributor Pranacaraka dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Di bawah lisensi ini, Anda berhak untuk: - Berbagi (Share): Menyalin dan menyebarluaskan materi ini dalam media atau format apa pun. - Mengadaptasi (Adapt): Menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial.
Dengan syarat ketentuan: - Atribusi (Attribution): Anda wajib mencantumkan nama Pranacaraka Project, menyertakan tautan lisensi, serta mengindikasikan jika ada perubahan yang dilakukan. - Berbagi Serupa (ShareAlike): Jika Anda menggubah atau membuat karya turunan, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan karya asli.
Informasi lengkap lisensi dapat dibaca di Creative Commons CC BY-SA 4.0.
3. Status Warisan Budaya & Teks Kuno (Domain Publik)
- Teks Klasik & Prasasti: Teks sastra kuno (kakawin, kidung, parwa, babad), inskripsi prasasti purbakala, dan manuskrip tradisional Nusantara adalah warisan budaya leluhur yang berstatus Domain Publik (Public Domain). Tidak ada pihak yang dapat mengklaim hak cipta eksklusif atas teks asli peninggalan sejarah tersebut.
- Transliterasi & Terjemahan Baru: Terjemahan bebas dan transkripsi aksara baru yang disusun secara mandiri oleh tim Pranacaraka mengikuti lisensi CC BY-SA 4.0 di atas.
4. Foto, Pindai Arsip, & Hak Pihak Ketiga
- Foto artefak, candi, struktur cagar budaya, serta pindaian digital naskah kuno yang dimuat di situs ini dapat memiliki hak cipta dari fotografer masing-masing atau institusi pemegang koleksi (seperti Perpustakaan Nasional RI, British Library, Universiteit Leiden, Tropenmuseum, EFEO, Balai Pelestarian Kebudayaan, dll.).
- Pranacaraka berusaha keras menyajikan atribusi sumber dan kredit foto secara akurat pada setiap halaman artefak atau manuskrip terkait.
5. Data Bibliografi & Rujukan Wajar (Fair Use)
Katalogisasi bibliografi naskah kuno (termasuk kompilasi karya M. C. Ricklefs & P. Voorhoeve, 1977, dan katalog naskah kepustakaan kraton) disajikan semata-mata sebagai data faktual untuk keperluan penelitian akademis, edukasi nirlaba, dan pengarsipan sejarah berlandaskan doktrin rujukan wajar (Fair Use / Fair Dealing).